18 Maret 2016

PEROKOK PASIF DAN RESIKO SERANGAN JANTUNG



APAKAH PEROKOK PASIF DAPAT MENINGKATKAN RESIKO
 TERKENA SERANGAN JANTUNG?


Menjadi perokok pasif beresiko mendapatkan serangan jantung. Menghirup rokok secara tidak langsung dapat menyebabkan terjadinya sel-sel darah mengental atau menjadi lebih kental. Ini dapat menyebabkan terjadinya penebalan yang memungkinkan terjadinya penyumbatan arteri dan menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Menjadi perokok pasif juga dapat menyebabkan terjadinya disfungsi endotel, yang menyebabkan arteri tidak lancar. salah satu fungsi endotel adalah membuat aliran darah mengalir lebih lancar. Kondisi ini berhubungan dengan penyakit kardiovaskular seperti darah tinggi, penyakit jantung koroner, penyakit gagal jantung kronis, penyakit arteri, diabetes dan gagal ginjal kronik.

Bahan kimia yang dihirup oleh perokok pasif juga akan membuat iritasi arteri, menyebabkan terjadinya inflamasi. Inflamasi ini dapat menyempitkan arteri, meningkatkan resiko terjadinya seerangan jantung.

Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa rata-rata serangan jantung menurun di wilayah yang sudah menerapkan aturan bebas rokok. Jika anda merokok, cara terbaik untuk mengurangi resiko serangan jantung adalah dengan berhenti merokok. Jika anda sering berada diantara para perokok, beranikan diri untuk meminta mereka berhenti merokok atau merokok di luar ruangan sehingga mengurangi jumlah perokok pasif. Hal ini sangat penting khususnya jika anda pernah mengalami serangn jantung atau didiagnosa sakit jantung. (Diterjemahkan dari www.mayoclinic.org)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar